Inilah 4 Keuntungan Investasi Syariah

Tren investasi di Indonesia sedang mengalami peningkatan yang signifikan. Menurut survei yang dilakukan Populix, setidaknya 8 dari 10 orang Indonesia sudah pernah mendengar dan tahu soal investasi.

Pilihannya pun semakin beragam, mulai dari reksadana, saham, emas, deposito, dan properti.

Reksadana menjadi instrumen investasi yang paling digemari berdasarkan survei yang sama.

Selain karena tidak memerlukan modal yang besar, dan cenderung memiliki resiko yang rendah. Reksadana syariah bisa menjadi pilihan tepat bagi anda yang ingin berinvestasi jenis reksadana.

Tak hanya reksadana, instrumen investasi berbasis syariah yang banyak diminati lainnya adalah properti berbasis syariah.

Lantas, secara garis besar, apa saja ya keuntungan yang bisa anda peroleh dengan berinvestasi syariah?

Berikut ini adalah beberapa Keuntungan Investasi Syariah

1. Rendah Risiko

Investasi ini memiliki resiko lebih rendah dibanding kan dengan investasi dalam bentuk saham. Hal ini disebabkan karena pergerakan nilai property tidak secepat dengan kenaikan saham.

Model seperti ini sangat cocok bagi investor yang tidak ingin mendapatkan resiko yang terlalu tinggi.

2. Memiliki Nilai Tambah

Investasi property dikenal mempunyai nilai tambah yang lebih besar. Alasannya nilai ini berasal dari pengembangan pembangunan dimana property dibangun diatas tanah kosong.

Tanah kosong beserta bangunannya akan menghasilkan keuntungan yang berlipat.

3. Sesuai dengan ajaran Islam

Ini merupakan point yang paling penting dalam berinvestasi, karena kita mempunyai embel-embel syariah yang di dalamnya, harus memenuhi syarat syariah itu sendiri.

Misalnya harus memiliki barang yang halal, dilakukan dengan cara halal, dan digunakan secara halal.

4. Cocok untuk jangka panjang

Investasi ini memiliki nilai yang jangka panjang, ini merupakan peluang anda untuk mengalokasikan dana disbanding dengan investasi deposito atau emas.

Selain itu, sifat property juga mampu bertahan lama sekali dan tidak akan mengurangi harganya.

Tentu saja, dalam memilih investasi kita perlu cermat dan melakukan pengecekan lebih dalam. Terlebih maraknya penipuan berkedok investasi akhir-akhir ini.

Selain itu meluasnya oknum-oknum tak bertanggung jawab, yang secara sengaja menggunakan embel-embel syariah untuk menarik minat berinvestasi.

Sehingga, kita tidak boleh mudah percaya dan harus mengkonfirmasikan investasi yang akan kita pilih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *